ARTIKEL KIMIA
ALKOHOL
APA ITU ALKOHOL??
Banyak orang awam mengartikan bahwa alkohol itu bersifat memabukkan, yang terkadang bermunculan atau seakan alkohol itu mengandung konotasi zat yang merusak, tetapi sebenarnya hal tersebut tergantung pada pengguanaan alkohol itu sendiri. sifat memabukkan dari alkohol hanya merupakan sebagian kecil dari sifat alkohol. Alkohol memiliki berbagai manfaat yang begitu banyak sekali.
DEFINISI ALKOHOL
Alkohol adalah senyawa turunan alkana yang memiliki gugus fungsional ( atom atau gugus atom yang menjadi ciri khas suatu deret homolog) –OH yang terikat pada rantai karbon alifatik. Dalam molekul alkohol, gugus fungsi –OH berikatan secara kovalen dengan atom karbon. Alkohol yang memiliki satu gugus –OH disebut dengan monoalkohol dan yang memiliki lebih dari satu gugus –OH disebut dengan polialkohol. Alkanol merupakan monoalkohol turunan alkana.
JENIS-JENIS ALKOHOL
Pada pembahasan alkana , berdasarkan posisinya dalam rumus struktur alkana, dikenal empat jenis atom C, yaitu atom C primer, atom C sekunder, atom C tersier, dan atom C kuartener. Berdasarkan letak gugus fungsinya, alkohol dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu:
1) Alkohol primer, yaitu alkohol yang gugus fungsinya (–OH) terikat pada atom C primer. Alkohol primer teroksidasi membentuk aldehid dan dapat teroksidasi lebih lanjut membentuk asam karboksilat.
2) Alkohol sekunder, yaitu alkohol yang gugus fungsinya (–OH) terikat pada atom C sekunder. Alkohol sekunder teroksidasi membentuk keton.


3) Alkohol tersier, yaitu alkohol yang gugus fungsinya (–OH) terikat pada atom C tersier. Alkhol tersier tidak teroksidasi.


TATA NAMA ALKOHOL
Ada dua cara dalam pemberian nama pada alkohol yaitu :
1. Penamaan secara trival, yag dimulai dengan menyebut nama gugus alkil yang terikat pada gugus –OH kemudian diikuti kata alkohol .

2. Penamaan secara IUPAC, yaitu dengan mengganti akhiran α pada alkana dengan akhiran o(alkanα menjadi alkanol )

KEISOMERAN ALOHOL
Sedikit ulasan mengenai keisomeran, Isomer adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama, namun memiliki susunan atom yang berbeda (dapat diibaratkan sebagai sebuah anagram . Keisomeran dapat terjadi karena perbedaan struktur atau karena perbedaan konfigurasi (geometrik). Isomer struktural adalah isomer yang berbeda dari susunan atau urutan atom-atom yang saling berkaitan satu sama lain dalam satu molekul, menggambarkan apa mengikat apa. Sedangkan isomer konfigurasi (isomer geometrik) memiliki struktur yang sama, namun beberapa atom atau gugus fungsional memiliki posisi geometri yang berbeda, atau dalam arti menggambarkan susunan ruang atom-atom dalam satu molekul.
Alkohol mempunyai tiga keisomeran yaitu :
1. Keisomeran posisi , yaitukeisomeran yang terjadi karena perbedaan letak gugus –OH dalam moleul alkohol. Keisomeran posisi dalam alkohol mulai terdapat pada propanol yang mempunyai dua isomer , yaitu 1 –propanol dan 2 –propanol.


Cara menentukan jumlah isomer possi alkohol adalah :
a. Membuat kemungkina kerangka atom.
b. Menentukan kemungkinan letak gugus –OH pada posisi yang berbeda pada setiap bentuk kerangka atom C.
2. Keisomeran optik, yaitu kemampuan suatu senyawa untuk dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi. Keisomeran optik terjadi karena adanya atom C asimetrik, yaitu atom C yang terikat pada 4 gugus yang berbeda. Banyaknya isometer optik dapat dicari dengan rumus 2n, dengan n = jumlah atom C asimetrik.
3. Keisomeran fungsi, yaitu keisomeran yang terjadi karena perbedaan gugsus fungsi diantara dua senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama.
SIFAT – SIFAT SENYAWA ALKOHOL
Adanya gaya antar molekul dan adanya ikatan hidrogen antar molekul alkohol akibat gugus hidroksil yang polar , menyebabkan alkohol merupakan zat yang memiliki titik didih relatif tinggi dibandingkan senyawa hidrokarbon yang jumlah atomkarbonya sama. Alkohol memiliki sifat-sifat fisika dan kimia sebagai berikut.
1. Alkohol memiliki sifat yang mudah terbakar.
2. Alkohol dengan jumlah atom karbon sebanyak satu sampai empat berapa gas atau cair . alkkohol dengan jumlah atom lima sampai sembilan berupa cairan kental seperti minyak, sedangkan yang memiliki atom sepuluh atau lebih berupa zat padat.
3. alkohol memiliki sifat yang mudah tercampur , terlarut dalam air , kelarutan ini disebabkan oleh adanya kemiripan struktur antara alkohol (R-OH) dan air (H-OH).
4. Alkohol bersifat heterepolar , memiliki sifat polar dari gugus –OH dan non polar dari gugus –R (alkil). Sifat polarnya tergantung dari panjang rantai alkilnya. Semakin panjang rantai alkinya , maka sifat kepolaranya berkurang. Hal ini menyebabkan berkurangnya sifat kelarutanya. Alkohol dengan suku terendah seperti metanol dan etanol lebih mudah larut dalam pelarut-pelarut yang polar seperti air.
5. Titik didih alkohol lebih tinggi daripada alkana. Hal ini disebabkan oleh gugus fungsi –OH yang sangat polar, sehingga gaya tarik menarik antarmolekul alkohol menjadi sangat kuat.


pada tabel 4.2 dapat kita lihat tamapak bahwa alkohol memilii titik didih yang relatif tinggi. Kenaikan titk cair dan titikdidih alkohol sebanding dengan kenaikan masa molekul relatifnya.
KEASAMAN ALKOHOL
Alkohol merupakan asam lemah , karena perbedaan keelektonegatifan antara oksigen dan hidrogen pada gugus hidroksil, yang memampukan hidrogen lepas dengan mudah. Bila dekat karbon hidroksi terdapat gugus penarikan elektron seperti fenil atau halogen, maka tingkat keasaman meningkat. Dan sebaliknya , semain banyak ggus pendorong elektron seperti rantai alkana, keasaman akan menurun.
Alkohol merupakan asam lemah , karena perbedaan keelektonegatifan antara oksigen dan hidrogen pada gugus hidroksil, yang memampukan hidrogen lepas dengan mudah. Bila dekat karbon hidroksi terdapat gugus penarikan elektron seperti fenil atau halogen, maka tingkat keasaman meningkat. Dan sebaliknya , semain banyak ggus pendorong elektron seperti rantai alkana, keasaman akan menurun.
KEGUNAAN MACAM-MACAM ALKOHOL
Senyawa alkohol sudah banyak dikenal dan dimanfaatkan manusia, baik dalam bentuk minuman, makanan , kepentingan medis, industri , dan sebagainya yang tentunya masih banyak lagi penggunaan atu pemanfaatan alkohol dalam kehidupan sehari-hari yang terkadang tanpa kita sadari. Pada umumnya alkohol digunakan
sebagai senyawa pelarut , dan sebagai minuman berakohol. Adapun beberapa senyawa yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah :
1. Metanol merupakan jenis alkohol yang banyak digunakan sebagai pelarut geah dan resin. Dengan merubah metanol menjadi metenal atau formal dehida , etanol dapat digunakan untuk membuat jenis polimer plastik. Dalam bidang industri , metanol juga digunakan sebagai cairan anti beku , dan pelarut seperti vernis. Pada kendaraan bermotor, Metanol pun juga dapat digunakan menjadi bahan bakar mobil formula. Metanol bisa digunakan sebagai sebuah aditif petrol untuk meningkatkan pembakaran.
Senyawa alkohol sudah banyak dikenal dan dimanfaatkan manusia, baik dalam bentuk minuman, makanan , kepentingan medis, industri , dan sebagainya yang tentunya masih banyak lagi penggunaan atu pemanfaatan alkohol dalam kehidupan sehari-hari yang terkadang tanpa kita sadari. Pada umumnya alkohol digunakan
sebagai senyawa pelarut , dan sebagai minuman berakohol. Adapun beberapa senyawa yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah :
1. Metanol merupakan jenis alkohol yang banyak digunakan sebagai pelarut geah dan resin. Dengan merubah metanol menjadi metenal atau formal dehida , etanol dapat digunakan untuk membuat jenis polimer plastik. Dalam bidang industri , metanol juga digunakan sebagai cairan anti beku , dan pelarut seperti vernis. Pada kendaraan bermotor, Metanol pun juga dapat digunakan menjadi bahan bakar mobil formula. Metanol bisa digunakan sebagai sebuah aditif petrol untuk meningkatkan pembakaran.
Metanol jika dibakar akan menghasilkan karbon dioksida dan air.
2. Etanol merupakan jenis alkohol yang telah dikenal dan digunakan sejazaman dahulu, baik sebagai pelarut obat-obatan (tingtur), kosmetika maupun sebagai bahan minuman, seperti bir , anggur dan whiskey. Etanol dapat diminum atau digunakan dalam presentase tertentu . misalnya bir mengandung +7% volume etanol , (whiskey, brendi, arak mengandung +40% volume etanol, dan anggur mengandung +12% volume etanol. Etanol tidak beracun , tetapi bersifat memabukkan dan menyebabkan kantuk karena menekan aktifitas otak kanan. Etanol juga bersifat candu. Etanol dapat dihasilkan mealui proses fermentasi pada karbohidrat dengan bantuan ragi. Ragi mengandung enzim yang memicu suatu reaksi berseri yang panjang, dan akhirnya mengubah suatu gulA sederhana (C6H12O6) menjadi etanol dan karbon dioksida.
3. Etilen merupakan jenis alkohol yang sering dimanfaatkan oleh para distributor dan importir buah. Buah tersebut diberika etilen(diperam) sehingga cepat masak, induksi sel kelamin betina pada bunga & merangsang pemekaran bunga.
4. Aspartam adalah pemanis rendah kalori dengan 200 kali kemanisan gula (sukrosa) , sehingga untuk mencapai titik kemanisan yang sama diperlukan aspartam kurang dari satu persen sukrosa.
5. Glikol merupakan jenis alkohol yang digunakan untuk melarutkan obat-obat yag tidak larut air, selain sebagai pelarut, glikol juga dapat meningatkan penyebaran obat di dalam tubuh manusia & digunakan untuk melapisi kaca atau metal, dan juga sebagai campuran cat serta tinta.
6. Gliserol merupakan jenis alkohol yang digunakan sebagai komponen penyusun berbagai macam lipid , teramasuk trialiserida. Gliserol terasa manis saat dikecap , namun bersifat racun. Dapat juga dimanfaatkan sebgai bahan pelembab pada tembakau dan kembang gula.
7. Sorbitol merupakan jenis alkohol yang digunakan sebagai pemanis bergizi , dapat memberikan energi diet : 2.6 kilo kalori (11kilojoule) per gram dibandingkan dengan rata-rata 4 kalori (17 kilojoule) untuk karbohidrat.
8. Butanol merupaan jenis alkohol yang digunakan sebagai bahan dalam parfum dan sebagai pelarut untuk ekstrasi minyak esensial dan digunakan sebagai ekstraktan dalma pembuatan antibiotik, hormon, dan vitamin.
MANFAAT ALKOHOL BAGI KESEHATAN MANUSIA
1. Mengurangi Tekanan Darah
2. Meminimalisir Risiko Stroke
3. Membantu Memperbaiki Kualitas Tidur
4. Menjaga Kesehatan Kardiovaskular
5. Meningkatkan Kehangatan Tubuh
6. Meningkatkan Libido
7. Mengurangi batu Ginjal
Sumber artikel
http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/sifat_senyawa_organik/alkohol1/kegunaan_alkohol/
http://www.academia.edu/6437051/KIMIA_ALKOHOL/
http://ardra.biz/sain-teknologi/ilmu-kimia/pengertian-sifat-dan-manfaat-kegunaan-alkohol/
https://dyahernawati.wordpress.com/kimia-sma-xii/senyawa-karbon-alkanaalkenaalkuna/
http://manfaat.co.id/manfaat-alkohol-bagi-kesehatan-tubuh/
No comments:
Post a Comment